Website Iklan Tayang Selamanya
Selamat datang di situs web periklanan jaringan unikbaca.com "Semoga Hari Anda Selalu Menyenangkan!"
Setidaknya satu iklan Anda posting juga di situs web iklan ini!
Agar pengunjung atau pengakses dapat mencari dan tahu usaha Anda
📝 POSTING Hari ini DISKON 50%

Tampilkan postingan dengan label CSS. Tampilkan semua postingan
thumbnail

CSS3 Accordion Horizontal With Blockquote

CSS3 Accordion Horizontal With Blockquote - Mungkin Anda sudah tidak asing lagi jika mendengar kata Accordion. Accordion pada blog hanya sebuah istilah pemberian efek untuk menyimpan atau menyembunyikan sebuah tulisan dengan sistem tab, dimana dalam setiap tab diberi judul dengan beberapa tulisan singkat didalamnya, sehingga disana Anda bisa menampilkan banyak judul dengan bahasan yang berbeda dalam satu tab halaman seperti gambar berikut:

Accordion blockquote image


Sumber - Membuat Profil Menu Efek Slot Tab



Sebagai contoh cara membuat accordion horizontal di blog dengan tampilan simple (sederhana) tanpa adanya sentuhan efek saat membuka label judul, dengan 2 model type untuk membuka pergeseran judul label untuk melihat isi konten dengan type:
  1. Accordion Input Radio Type
  2. Accordion Input Checkbox Type



<style type='text/css'>
.accordion {position:relative;background-color:white}
.accordion > input {
  display:block;margin:0 0;width:100%;
  height:30px;position:relative;cursor:pointer;
  opacity:0;filter:alpha(opacity=0);}

.accordion > label {
  display:block;font:bold 12px/30px Arial,Sans-Serif;
  background-color:black;color:white;
  margin:-30px 0 0 0;padding:0 15px;}

.accordion > div {padding:10px 15px;display:none}
.accordion > input:checked + label + div {display:block}
.accordion > input:checked + label {
  background-color:darkblue;
  border-bottom:2px solid red;
  font:bold italic 15px/30px Georgia;
  color:#FFFF00;text-shadow:1px 2px 3px #222}
</style>
<div class="accordion">// Accordion Input radio type...
<input type="radio" name="a" checked="true"><label>Content One</label><div>
Tuliskan sesuatu di sini....</div>
</div>

<div class="accordion">// Accordion Input checkbox type...
<input type="checkbox"><label>Content One</label><div>
Tuliskan sesuatu di sini....</div>
</div>




DEMO SHOW




Karena tanpa adanya sentuhan efek pada model accordiaon horizontal diatas, tampilannya terkesan biasa. Pertemuan kali ini SAHABAT BLOGGER 77 akan memberikan model Accordion Horizontal versi terbaru type blockquote dengan sentuhan efek-toggle untuk memberikan pergeseran efek yang lembut saat tab judul label di Klik. Dan semua kode berikut sudah valid HTML5 dan CSS3, lengkapnya seperti ini:

CSS3 Accordion Horizontal With Blockquote


<style>
.stage {margin:5px auto;}
ul, .accordionItem, .accordionToggle,
.accordionContent {list-style: none;margin: 0 auto}

.accordionToggle {
 display:block;cursor:pointer;
 background:#990000;
 color:#FFFFFF;padding: 10px 30px;
 border-bottom:1px solid #000}

.accordionItem.open .accordionToggle {
 background:#6495ED;color:#FFFF00;
 border-radius:20px 20px 0 0;
 text-shadow:1px 2px 3px #222}

.accordionContent {
 display:none;color:#000;
 background:#CCCCCC;
 padding: 20px 15px 20px 45px}

.accordionContent:before{
 content: '\201C';position: absolute;
 font:700 75px/normal serif;
 margin:-25px 0 0 -45px;
 color: #0000FF;display:block;
 text-shadow: 7px 14px 10px rgba(0, 0, 0, 0.1)}
</style>
<script src="http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.10.2/jquery.min.js"></script>
<script>
$(document).ready(function(e) {
 var currentToggle;
  var collapseable = false;
 $(".accordionToggle").click(function(e) {
  var item = $(this).parent(".accordionItem");
  if($(this)[0] != currentToggle){
   $(currentToggle).parent(".accordionItem").removeClass("open");
   $(currentToggle).next(".accordionContent").slideUp();
   item.addClass("open");$(this).next(".accordionContent").slideDown();}

  else if(collapseable){
   item.removeClass("open");
   $(currentToggle).next(".accordionContent").slideUp();
   currentToggle = null;
   return;}
   else{item.addClass("open");$(this).next(".accordionContent").slideDown();}
    currentToggle = $(this)[0];
        });
});
</script>

Dan Hasilnya:



DEMO SHOW





Seperti Cara Membuat Label Blogger Accordion Efek Tabulasi pada artikel sebelumnya, untuk pengaturan HTML berikut sudah saya urutkan dengan susunan content tab 1, tab 2 dan seterusnya. Silahkan Anda ganti dengan judul bahasan Anda pada masing-masing tab label dengan HTML seperti ini:


<div class="stage">
   <ul class="accordion">
      <li class="accordionItem"> //content tab 1..
         <h3 class="accordionToggle">Content One</h3>
             <p class="accordionContent">
                    Tulis Sesuatu Disini....
             </p>
      </li>

      <li class="accordionItem"> //content tab 2..
         <h3 class="accordionToggle">Content Two</h3>
             <p class="accordionContent">
                    Tulis Sesuatu Disini....
             </p>
      </li>

//silahkan tambahkan untuk content tab selanjutnya...
      <li class="accordionItem"> //content tab 3..
....
....
   </ul> <!..ending accordion..!>
</div> <!..ending stage..!>



Sekarang Anda sudah memiliki model accordion horizontal versi terbaru dengan tampilan blackquote content CSS3, Anda bisa berkreasi disana dengan menyimpan koleksi gambar misalnya, menu artikel dan bahasan lainnya pada masing-masing tab judul. Jika ada yang kurang dimengerti, mari sama-sama kita bahas dalam kolom cerita dibawah.
Happy Blogging.!
thumbnail

About Profile With Hover Effect

Widget About Profile Blogger For Sidebar Page

About Profile With Hover Effect - Seperti janji saya kemarin yang akan membuat sebuah widget keren untuk halaman sidebar ( Sidebar Page ), yang tertunda karena harus mendahulukan tutorial tentang Cara Membuat Gallery Gambar Dengan 2 Model. Kesempatan kali ini About Profile With Hover Effect akan menghias tampilan halaman sidebar blog Anda dengan widget profile efek hover yang keren seperti gambar berikut:


Widget profile image



Pekerjaannya cukup mudah, seperti Membuat Menu Blogger Dengan Target Gambar pada tutorial sebelumnya. Pada widget ini semua fungsi gerak saya gunakan dengan perintah HOVER (Sentuhan Panah Mouse), sedangkan untuk tampilan default, saya desain semirip mungkin dengan tampilan widget google plus yang pada umumnya menampilkan gambar profile dengan teks yang sama "Tentang Saya". Disini sudah saya siapkan bahan-bahannya secara komplit, sekarang saatnya mengolah bahan tersebut untuk membuat sebuah widget about profile yang cantik dengan racikan kode CSS seperti ini:



<style type='text/css'>
.wrapper {
  width:205px;margin:-80px auto;
  background:rgba(20,20,20,.3);
  padding:20px;border:1px solid #ccc;}

#list {
  top:0;z-index:-10;
  background:rgba(250,200,0,1);
  width:3px;text-align:left;}

ul{list-style:none;width:200px;text-align:left;}
#list {margin:5px;display:none;}
#list a {
  color:#999;paddingt:10px;
  margin:0 0 0 -25px;
  text-shadow:0px 0px 5px black;
  -o-transition: all .3s;
  -moz-transition: all .3s;
  -webkit-transition: all .3s;
  -ms-transition: all .3s;
  transition: all .3s;}

#list a:hover {
  color:rgba(250,200,0,1);
  text-shadow:0px 0px 5px black;
  font:bold italic medium Georgia;}

.top-menu a{
  z-index:10;margin:0px;padding:2px;
  line-height:40px;color:#999;
  text-shadow:0px 0px 5px black;
  border-top:2px solid rgba(250,200,0,1);
  border-bottom:2px solid rgba(250,200,0,1);
  font-size:20px;border-radius:5px;}

a:hover,focus{color:rgba(250,200,0,1);}
.pic{position:relative;}
img {
  overflow:hidden;margin-top:10px;
  border:1px solid #ccc;width:205px;}

img:hover ~ .text {opacity:1;}
img:hover {border:1px solid rgba(250,200,0,1);border-radius:5px;}
.text {
  position:absolute;color:#ccc;
  font-size:16px;margin:-3px auto;
  transition:all 0.5s ease;
  opacity:0;display:block;
  -o-transition: all .3s;
  -moz-transition: all .3s;
  -webkit-transition: all .3s;
  -ms-transition: all .3s;
  transition: all .3s;}
</style>

Dan Hasilnya:




DEMO SHOW




Kita desain sedikit tampilan slide gambarnya dengan perintah JavaScript-toggle, Anda bisa mengatur kelembutan efek slidenya. Cukup ubah nilai slideToggle(500) sesuai keinginan sampai ketemu perpindahan slide yang sangat lembut menurut Anda dengan script berikut:


<script>
$(document).ready (function(){
  $(".menu").mouseover(function(){
    $("#list").slideToggle(500);
     $(".pic").slideToggle(500);
    });
});
</script>


Bentuk tampilan dengan efek hover yang lembut sudah selesai Anda lakukan, tinggal mengubah struktur letak teks link-menu yang ingin Anda tampilkan pada HTML berikut:


<div class="wrapper">
     <div class="top-menu">
            <a href="#" class="menu">TENTANG SAYA</a>

    </div>
            <div id="list">
              <ul>
                 <li><a href="#">Home</a></li>
                 <li><a href="#">Daftar Isi</a></li>
                 <li><a href="#">Go Backlink</a></li>
                 <li><a href="#">Iklan</a></li>
                 <li><a href="#">Sitemap</a></li>
              </ul>
            </div>
     <div class="pic">
<img alt="" src="URL-Gambar Anda.jpg">
   <span class="text">Design By. Devy Indriyani</span>
     </div>
</div><!..ending wrapper tag..!>


Kemajuan dan popularitas blog ditunjang oleh hadirnya pengunjung, namun blog juga butuh tampilan yang cantik dengan pemberian widget About Profile With Hover Effect seperti ini, semata-mata hanya demi kepuasan pengunjung, so..!! Anda mau mencoba..?
thumbnail

Membuat Pesan Teks Melayang Saat Halaman Terbuka

Membuat Pesan Teks Melayang Saat Halaman Terbuka - Sebuah informasi, pesan teks atau tampilan widget sosial yang ditampilkan secara pop-up (melayang) seperti ini sudah sering kita temui pada beberapa situs atau web blog. Dimana saat halaman tersebut terbuka, maka ada sekilas pesan teks yang tampil secara melayang (fixed-position), baik itu saat membuka halaman beranda/home ataupun saat membuka halaman postingan. Isi dari tampilan widget tersebut juga beragam variasi, ada yang menampilkan jumlah fans google plus blog tersebut beserta gambar follower, ada yang hanya sekedar ucapan Selamat Datang dan ada juga yang membuat beberapa link aktif yang mengarah pada sebuah halaman yang berbeda untuk dituju.

Banyak sahabat blogger yang berpendapat bahwa membuat dan menampilkan widget berupa pesan teks melayang seperti ini amatlah mengganggu pengunjung, dengan alasan widget tersebut menutupi beberapa tulisan pada postingan saat halaman selesai dimuat. Dengan alasan itu banyak juga diantara mereka memutuskan untuk enggan berkunjung kembali, karena mereka menilai harus melihat dan membaca pesan teks tersebut terlebih dahulu sebelum akhirnya menutupnya dengan meng-Klik tombol ( X ) seperti tampilan gambar berikut:

fixed message image content


Baca juga - Membuat Pesan Informasi Dengan Blockquote


Saya juga pernah membuat pesan teks melayang seperti ini sebelumnya, karena banyak sahabat yang mengkritik tampilan widget tersebut, akhirnya widgetnya saya lepas kembali untuk dimusnahkan hehe..!!, Pertemuan kali ini, saya kembali memberikan tutorial yang sama tentang Cara Membuat Pesan Teks Melayang Saat Halaman Terbuka, namun saya hadirkan dengan versi yang berbeda.

Widget pesan teks melayang kali ini sudah saya rancang dengan menganalisa berdasarkan alasan pengunjung yang terganggu karena tampilnya widget ini pada halaman. Jadi, widget ini hanya akan tampil pada halaman yang Anda tentukan saja, misalnya Anda ingin hanya akan ditampilkan pada beberapa postingan saja, atau hanya tampil saat pengunjung membuka halaman HOME saja, semuanya terserah Anda akan ditampilkan dihalaman yang mana (Up To You My Friend), tetapi ingat, jangan ditampilkan gambar Devy ya hehe..!!

Buat sahabat semua pecinta SAHABAT BLOGGER 77, Cara Membuat Pesan Teks Melayang Saat Halaman Terbuka seperti ini, saya akan berikan dalam 2 versi tampil:

1. Pesan Teks Pop-Up (Melayang)
Salin kode berikut, lalu letakkan pada formulir postingan mode HTML, perhatikan teks yang saya beri warna Merah, disana Anda bebas membuat hal apa saja yang ingin Anda tampilkan sebagai pesan teks Anda dengan penerapan script seperti ini:



<style>
#kotak-pesan {
  position:fixed !important;
  position:absolute;top:-1000px;
  left:50%;margin:0 auto;width:600px;
  background:#333;padding:16px;
  border:2px solid #fff;color:#fff;
  font:normal 1em Cambria,Georgia,Serif;
  box-shadow:0px 1px 3px rgba(0,0,0,0.4);}

#kotak-pesan a.close:hover {background:red;color:#fff;}
#kotak-pesan a.close {
  position:absolute;
  top:5px;right:5px;background:#fff;
  font:bold 13px Arial,Sans-Serif;
  line-height:15px;width:15px;text-align:center;
  color:red;border:2px solid #fff;
  box-shadow:0px 1px 2px rgba(0,0,0,0.4);
  border-radius:15px;cursor:pointer;}
</style>
<script type='text/javascript'>
$(window).bind("load", function() {

    // kotak pesan akan tampil saat halaman telah selesai dimuat
    $('#kotak-pesan').animate({top:"150px"}, 1000);

    // menghilangkan kotak pesan saat tombol (x) diklik
    $('a.close').click(function() {
        $(this).parent().fadeOut();
        return false;
    });
});
</script>
<div id='kotak-pesan'>

Tulis Pesan Anda Disini...

<a class='close' href='#'>&times;</a>
</div>
Hasilnya:



DEMO SHOW




2. Pesan Teks Dengan Tombol Perintah
Menyimpan elemen pesan teks yang jauh diluar halaman, lalu dihubungkan dengan perintah JavaScript open-button untuk memanggil fungsi elemen-data dengan Tombol KLIK seperti ini:

<button class="open">Buka Teks Pesan</button>


Jadi pesan teks Anda hanya akan tampil jika tombol tersebut di KLIK saja, sedangkan untuk memberikan tampilan yang berbeda, saya menggunakan efek transisi slide-top, fade-out saat tombol CLOSE ( X ) di klik, kodenya seperti ini:


<script type='text/javascript'>
$(function() {
    $('button.open').click(function() {
        $('#kotak-pesan').animate({top:"200px"}, 1000);
        return false;
    });
    $('a.close').click(function() {
        $(this).parent().animate({top:"-600px"}, 1000);
        return false;
    });
});
</script>
<div id='kotak-pesan'>

Tulis Pesan Anda Disini....

<a class='close' href='#' title='Close'>&times;</a>
</div>

<button class="open">Buka Teks Pesan</button>
Hasilnya:


DEMO SHOW



Bagaimana terlihat lebih menarik bukan dari pada widget-widget yang sejenis seperti ini.!. Jadi Anda yang memilih, apakah pesan teks ini akan Anda tampilkan pada postingan Anda berikutnya, atau untuk halaman beranda saja. Pilihan ada ditangan Anda guys..!!? sampai jumpa...
thumbnail

Membuat Menu Blogger Dengan Target Gambar

Membuat Menu Blogger Dengan Target Gambar - Bergegas dari pembahasan pada artikel sebelumnya tentang Cara Membuat Panel Slide Halaman Posting, pertemuan kali ini SAHABAT BLOGGER 77 kembali menyapa sahabat semua dengan obrolan singkat seputar pembahasan tips sederhana untuk mendesain serta membuat tampilan blog agar terlihat lebih menarik dan keren dengan Membuat Menu Blogger Dengan Target Gambar sebagai tampilan widget pada halaman sidebar. Widget ini saya khususkan untuk ditampilkan pada sidebar page, karena bentuk dan tampilan sudah saya desain mengikuti lebar kolom sidebar blog pada umumnya seperti tampilan gambar berikut:


Image target show menu



Referensi URL - Pengenalan Elemen CSS Target


Tidak jauh berbeda saat Anda memberikan title teks pada sebuah link-url, yang mana sebelum link pada menu tersebut di klik akan menampilkan sejumlah teks sebelum akhirnya Anda dialihkan pada halaman baru. Namun untuk Membuat Menu Blogger Dengan Target Gambar seperti ini, saya membungkus setiap kode pada link-menu dengan Elemen first-child img {z-index:1; opacity:1;} untuk dapat memanggil gambar sebagai title jika salah satu menu di hover. Singkatnya, setiap satu menu sudah saya beri satu buah gambar sebagai target sebelum Anda menuju tautan tersebut. Kode lengkapnya seperti ini:



<style type='text/css'>
//* Image target show menu for sidebar widget
input data='css-target' id='sm-container'
visit: http://sahabatblogger77.blogspot.com
modified by. Devy Indriyani
publish date: November 23, 2014
*/
#img-sm {
  border-radius:20px;
  background:#3F3935;
  padding-top:290px;
  width:300px;
  position:relative;
  margin:0 auto;}

#img-sm a {
  display:block !important;
  color:#CFCECE;
  font-family:Lato, sans-serif;
  border-left:2px solid #e06666;
  font-size:14px;
  text-transform:uppercase;
  box-sizing:border-box;
  transition:.7s all linear;
  text-shadow:2px 2px 2px rgba(0,0,0,0.6);
  padding:8px 8px;}

#img-sm a:first-child img {z-index:1; opacity:1;}
#img-sm a:hover img {opacity:1; z-index:2;}
#img-sm a:hover {border-left-width:20px;}
#img-sm a img {
  width:250px;
  border-radius:50%;
  overflow:hidden;
  position:absolute;
  top:25px;left:25px;opacity:0;
  transition:.7s all linear;
  box-shadow:0 0 0 3px #eee;}
</style>

Hasilnya:




DEMO SHOW



Semua kode-kode diatas sudah saya ringkas termasuk penggunaan perintah javascript, agar nantinya widget ini tidak membuat loading halaman blog Anda menjadi berat. Tahap selanjutnya tinggal menambahkan link menu sebanyak yang Anda inginkan pada HTML berikut:


<div id="img-sm">
<a href="#">MENU 1<img src="http://Url-Gambar.jpg" alt=".."></a>
<a href="#">MENU 2<img src="http://Url-Gambar.jpg" alt=".."></a>
<a href="#">MENU 3<img src="http://Url-Gambar.jpg" alt=".."></a>
<a href="#">MENU 4<img src="http://Url-Gambar.jpg" alt=".."></a>
</div>


Terlihat keren dan menarik bukan, hehe..!! widget ini saya tampilkan dengan tampilan default seperti warna background, hover link color yang saya desain sesuai dengan warna blog saya, jika sekiranya Anda ingin mengubah tampilan warnanya, Anda bisa pilah-pilih warna yang sesuai dengan blog Anda pada ► Tabel Kode Color Heksa Terlengkap (Ragam Warna).

Akhir kata saya ucapkan terima kasih dan happy blogging..
thumbnail

Cara Membuat Panel Slide Halaman Posting

Cara Membuat Panel Slide Halaman Posting - Kangen rasanya ingin menyapa sahabat semua pecinta SAHABAT BLOGGER 77, yang tanpa kehadiran Anda semua di blog yang sederhana ini, mungkin blog ini sudah lama saya tinggalkan. Berhubung beberapa waktu lalu ada sedikit masalah dengan laptop saya, sehingga ngeposting artikel, blogwalking serta bercerita dan bercanda ria pada kolom komentar tidak bisa saya lakukan karena Laptop tecinta terkena virus, tetapi bukan virus dari Slank loh, hehe...!!!, jadi Devy mohon maaf jika sekiranya beberapa hari ini tidak bisa hadir di blog sahabat semua (mau kan maafin Devy.!?).

Syukur masih ada beberapa file yang sempat saya selamatkan sebelum laptop saya masuk bengkel. Pertemuan kali ini saya kembali hadir untuk berbagi pengetahuan seputar tutorial blog dalam membahas CSS-Widget tentang Cara Membuat Panel Slide Halaman Posting seperti tampilan gambar berikut:

Panel slide image



Baca juga - Cara Mudah Membuat Menu Navigasi Pada Postingan


Untuk menyimpan beberapa tulisan penting, kode-kode script tutorial atau beberapa gambar yang Anda sertakan saat menulis artikel pada halaman posting, disana Anda bsa menghemat ruang postingan Anda dengan Membuat Panel Slide Untuk Menyimpan Text. Desain tampilan hampir sama, namun untuk panel slide halaman posting kali ini, ruang kosong saat panel dibuka akan menampilkan menu, sedangankan event gerakan untuk efek slide pada panel saya membuatnya dengan pergeseran position-right dengan perintah @viewport {width: device-width;}, sehingga conten yang berada diluar halaman tidak ikut bergeser saat panel di KLIK seperti ini:




DEMO SHOW



Coba perhatikan pada halaman menu, disana saya menyisipkan banyak link yang berarti jika halaman menu melebihi tinggi muatan conten artikel, maka efek scroll akan ditampilkan. Namun agar bar-scroll tidak tampil, tambahkan kode overflow-scrolling: touch. Tujuannya agar efek scroll hanya akan berfungsi pada halaman menu saja, sedangkan pada halaman posting tidak ikut bergeser saat scroll terjadi.
Kode lengkapnya seperti ini:



<style type='text/css'>
@-ms-viewport {width: device-width;}
@viewport {width: device-width;}
.group:before, .group:after {content:""; display:table;}
.group:after {clear:both;}
.container {font-size: 1.6rem; padding: 2em;}
#wrap {position: relative; overflow: hidden; width: 100%;}
#header {
   background: #333;
   height: 100%;left: 0;
   overflow: auto;
   position: absolute;
   top: 10px;width: 100%;
   -webkit-overflow-scrolling: touch;}

#header ul a {
   color: #81d8d0;display: inline-block;
   font: bold 11px/18px Verdana,serif;
   padding: 8px 10px;}

#header a:hover  {color:#e06666;}
#header ul {margin: 0; padding: 0;}
#header li {display: block; list-style: none;}
#content {
   background: #fff;
   position: relative;
   width: 100%;
   transform: translate3d(0px, 0px, 0px);
   transition: transform 500ms ease 0s;}

#header span {
   color:#fff;width:500px;
   text-shadow:0px 1px 2px #333;
   font: bold 12px/26px Verdana,serif;
   padding: 5px 10px;display:block;
   margin-top:-13px;box-shadow:1px 1px 1px black;
   background-image:-webkit-linear-gradient(#333, #444, #333, #222);
   background-image:-moz-linear-gradient(#333, #444, #333, #222);
   background-image:-ms-linear-gradient(#333, #444, #333, #222);
   background-image:-o-linear-gradient(#333, #444, #333, #222);
   background-image:linear-gradient(#333, #444, #333, #222);}

#footer {
  background: #000;color: #fff;
  display: block;font-size: 1.6rem;
  padding: 1em;}

#wrap:target #content,
.nav-open #content {transform: translate3d(53%, 0px, 0px);}

.button {
   background: #000;color: #CCC;
   display: block;font-size: 15px;
   padding: 8px;width: 80px;
  -webkit-tap-highlight-color: rgba(125, 142, 56, 3);}
</style>


Tambahkan script berikut setelah tag penutup </style> untuk mengaktifkan fungsi OPEN/CLOSE pada Tab-Menu, namun hapus kode script-jQuery yang saya beri warna MERAH jika Template Anda sudah menggunakan jenis jQuery yang sama seperti ini:


<script src="http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.10.2/jquery.min.js"></script>
<script>
$(window).load(function(){
  $('.button').click(function (e) {
   e.preventDefault();
   if ($('#wrap').hasClass('nav-open')) {
    closeNav();
   } else {
    showNav();
   }
  });
 });

 function closeNav(){
  $('#wrap').removeClass('nav-open');
 }
 function showNav(){
  $('#wrap').addClass('nav-open');
 }
</script>


Tahap akhir, disini Anda bebas menambahkan seberapa banyak link-menu sesuai dengan label-label artikel blog Anda sesuai keinginan pada HTML berikut:


<div id="wrap" class="trans">
    <div id="header" class="panel overthrow">
        <nav>
            <ul id="nav"><span>DESAIN TEMPLATE</span>
            <li><a href="#">Desain Template Menu 1</a></li>
            <li><a href="#">Desain Template Menu 2</a></li>
            <li><a href="#">Desain Template Menu 3</a></li>
            <li><a href="#">Desain Template Menu 4</a></li>
            <li><a href="#">Desain Template Menu 5</a></li>
            <li><a href="#">Desain Template Menu 6</a></li>
            <span>CSS WIDGET</span>
           <li><a href="#">CSS Widget Menu 1</a></li>
           <li><a href="#">CSS Widget Menu 2</a></li>
           <li><a href="#">CSS Widget Menu 3</a></li>
           <li><a href="#">CSS Widget Menu 4</a></li>
<!..Silahkan tambahkan beberapa menu lagi..!>
           </ul>
       </nav>
   </div>

        <div id="content" class="panel trans">
  <a class="button icon-menu" href="#wrap" data-action="showNav">Open Menu</a>
            <div class="container">

                <p> ... Tulis Artikel Anda Disisni....</p>

            </div>
            <div id="footer">
                <p>Copyright 2014 Design by. SAHABAT BLOGGER 77</p>
            </div>
        </div><!.. Ending panel trans ..!>
</div><!.. Ending id='wrap' ..!>
thumbnail

Membuat Tombol Share Terbaru Efek Transisi

Tombol Share Terbaru Ala Sahabat Blogger 77
Desain Icon Media Share Dengan Efek Transisi - Cara terbaik membantu reputasi blog agar dikenal banyak orang adalah dengan membagikan ulang artikel blog ke situs-situs media sosial seperti google plus, facebook dan twitter. Karena mustahil Anda bisa mendapatkan trafik sebesar 500 pageview/hari (minimal) jika itu hanya Anda yang malakukannya, blog butuh trafik agar bisa naik 1 tingkat dari level sebelumnya, yang sudah pasti blog butuh pengunjung.


KESIMPULAN
Semakin banyak terjadi lalu lintas dalam blog, maka besar kemungkinan blog akan cepat terkenal seiring bertambahnya jumlah artikel pada blog.

Dengan menambahkan widget tombol share di blog merupakan salah satu cara termudah untuk mempromosikan blog Anda kepada banyak orang, karena nyatanya kita tidak bisa memaksakan seseorang untuk melakukan hal yang sama saat kita melakukan blogwalking (hanya bisa berharap, agar blog yang kita kunjungi melakukan hal yang sama dengan berkunjung juga ke blog kita). Pertemuan kali ini, saya sudah mendesain widget tombol share terbaru ala SAHABAT BLOGGER 77 buat sahabat semua dengan menggunakan efek transisi seperti tampilan screenshort dibawah ini:

icon media share picture


Baca juga - Daftar Isi Responsive Model Tema Facebook


Bentuk tampilan menu yang hanya menampilkan sebuah tombol knock ON/OFF, sedangkan untuk icon media, saya hanya menambahkan 3 icon saja yang secara umum banyak digunakan seperti google plus, facebook dan twitter dengan efek transisi.
Kode lengkapnya seperti ini:



<style type='text/css'>
/*icon media share transition design
css type:id element input[sb77]
released on November 01, 2014
visit: http://sahabatblogger77.blogspot.com
modified: Devy Indriyani*/
#share {
  width: 550px;
  display: block;
  position: relative;
  margin:0px auto;}

.open-menu /*!id='sb77'*/ {display: none;}
.open-menu:checked ~ .g-plus {top: 80px;}
.open-menu:checked ~ .fb {left: 310px;top:145px;}
.open-menu:checked ~ .twitter {left: 115px;top:145px;}

.show-menu {
  font: bold italic large Georgia;
  background: #DC143C;
  width: 105px;height: 105px;
  display: block;cursor: pointer;
  border-radius: 50%;
  position: absolute;
  color:#fff;text-align:center;
  line-height:105px;z-index: 10;
  top:200px;left:200px;
  box-shadow:inset 0px 0px 2px 10px #F0F8FF;
  text-shadow: 1px 2px 2px #111}

.text /*!id='sb77'*/ {
  width: 80px;height: 80px;
  display: block;
  border-radius: 50%;
  position: absolute;
  top: 215px;left: 215px;
  background: #ecf0f1;
  -webkit-transition: all 0.4s ease;
  -moz-transition: all 0.4s ease;
  -ms-transition: all 0.4s ease;
  -o-transition: all 0.4s ease;
  transition: all 0.4s ease;}

.g-plus {
  background: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjk_9zJR8AeygjxNMdfdb8oy4XOX6rgJq8QHXNva9-w0uztw3PkdshjHUJnTLSBQozADzAryOWDRV5Lb4J_cFlEoISuQAuPdYq1naBGOnPDTjtEtuMxVnGKiNzSeZwrLm0LNpVXRKQCutM/s80/sb77-googleplus.png) no-repeat center center;}

.fb {
  background: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvlOZ8B4msSXqm5ZCdZ6nHA2diZqaDBmyBOaj3X72D0nwVZn0eWP9MmfE_JAnrfRKcl2blmpBMhYAOonIkJ2Taj_GjWTmQWJsKDFj1ckmKQymO4ehIafyin2VAMtl50WnFNANhPqJ3_is/s80/sb77-facebook.png) no-repeat center center;}

.twitter {
  background: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4fsX-oD75YuYQwmDyXeBAACbVkeLHK4xzUPsxTaMSQEXAjfwOZt99gIfV8ZgpvSygaMZvoxpOv0CmzSFUXYgTsugNsz6lAZber9_dYGVeeexBZFsOKWdPzn2HYvcr7mOkNLZk5Sw7No8/s80/sb77-twitter.png) no-repeat center center;}
</style>

Hasilnya:



DEMO SHOW




Untuk HTML berikut saya menggunakan kode fungsi input-checkbox untuk menghilangkan perintah link URL pada tombol, lengkapnya seperti ini:


<div id="share">
<input type="checkbox" id="sb77_id" class="open-menu">
<label for="sb77_id" class="show-menu">SHARE</label>
<a href="#" class="g-plus text"></a>
<a href="#" class="fb text"></a>
<a href="#" class="twitter text"></a>
</input>
</div>


Mungkin saat ini mereka sedang aktif dalam media facebook, ajak mereka untuk berkunjung ke blog Anda dengan membuat sebuah status pada facebook sebagai link tautan, saya yakin beberapa diantara mereka pasti akan KLIK tautan yang Anda kirimkan pada status kronologi di facebook Anda. Hal yang menguntungkan bukan.? hehe..!! *SALAM MANIS*
thumbnail

CSS Flower Navigasi Efek Rotasi

Menu Navigasi Blog Desain Flower Style
CSS Flower Navigasi Efek Rotasi - Menampilkan menu dengan perintah hover dan menggabungkan beberapa pengaturan CSS animasi-transisi adalah hal yang tersulit saat membuat menu navigasi seperti ini. Untuk memberikan hasil yang terbaik buat sahabat pecinta SAHABAT BLOGGER 77. Untuk desain, saya membuat bentuknya seperti bunga (flower) yang akan tampil saat menu link di hover dengan efek rotasi seperti ini:




DEMO SHOW    GET IN CODE




Referensi Animasi Concept ➟ Box Shadow Magic


Seperti Tampilan Menu Navigasi Terbaru Dengan Bentuk Daun diartikel sebelumnya, maka secara umum jika ada bunga (flower) maka ada daun (leaf). Kesempatan pada tutorial kali ini, saya akan coba Membuat Menu Navigasi Dengan Bentuk Bunga Efek Rotasi menggunakan CSS seperti ini:



/*!CSS flower navigation menu
inspect at: 'oct 23,2014'
visit: http://sahabatblogger77.blogspot.com/
*
type code: no javascript (lisenci MTT)
author: Devy indriyani
*/
.flower {
  width: 120px;
  height: 120px;
  border-radius: 50%;
  cursor: pointer;
  position: relative;
  margin:80px auto;}

.flower .spinner,.flower .inner,
.flower .counterspin {height: 100%;}
.flower .spinner {animation: spin 45s infinite linear;}
.flower .counterspin {animation: counter-spin 45s infinite linear;}

.flower .cover {
  width: 120px;
  height: 120px;
  background: url(http://Url-Gambar Anda.jpg);
  background-size: 100%;
  border-radius: 50%;
  box-shadow: 0 0 2px 4px #d1d1d1, 0 0 20px 4px #000;
  position: absolute;
  top: 0;}

.flower a {display: block;}
.flower .child {
  width: 120px;
  height: 120px;
  border-radius: 50%;
  position: absolute;
  top: 0;}

.flower .child .leaf {
  height: 100%;
  border-radius: 50%;
  visibility: hidden;
  transition: transform 3.2s ease-in-out;}

.flower .child:nth-child(1) {transform: rotate(-90deg)}
.flower .child:nth-child(1) .leaf {
  background: url(http://Url-imagemenu.png);
  background-size: 100%;
  opacity: 0.94;
  transition: transform 3.2s ease-in-out,
  box-shadow 0.16s ease-in-out,
  visibility 3.2s linear;}

.flower .child:nth-child(1) .leaf .glass-holder {
  height: 100%;
  transform: rotate(90deg);}

.flower .child:nth-child(2) {transform: rotate(-18deg);}
.flower .child:nth-child(2) .leaf {
  background: url(http://Url-imagemenu.png);
  background-size: 100%;
  opacity: 0.94;
  transition: transform 3.2s ease-in-out,
  box-shadow 0.16s ease-in-out,
  visibility 3.2s linear;}

.flower .child:nth-child(2) .leaf .glass-holder {
  height: 100%;
  transform: rotate(18deg);}

//add a few more menu here...
.flower .child:nth-child(3) {....}
.flower .child:nth-child(3) .leaf {....}
.flower .child:nth-child(3) .leaf .glass-holder {....}

.flower .child:nth-child(4) {....}
.flower .child:nth-child(4) .leaf {....}
.flower .child:nth-child(4) .leaf .glass-holder {....}

.flower .child:nth-child(5) {....}
.flower .child:nth-child(5) .leaf {....}
.flower .child:nth-child(5) .leaf .glass-holder {....}

.flower .glass {height:100%;transition:transform 3.2s ease-in-out}
.flower:hover .leaf .glass {transform: rotate(-2970deg);}
.flower:hover {transform: scale(3.4)}
.flower:hover .inner {transform: scale(0.294117647058824)}
.flower hover .leaf {
  visibility: visible;
  transform:rotate(720deg) translateX(144px) rotate(2250deg)}


Peletakan serta penyusunan kode CSS diatas sudah saya urutkan dengan sistem perintah hover. Menu akan tampil hanya jika link di "HOVER" dengan efek zoom-scale (skala membesar) dan menu akan kembali ketampilan semula saat hover dilepas dengan efek smaller-scale (skala mengecil). Tahap selanjutnya hanya tinggal memanggil kelas-kelas elemen CSS diatas dengan HTML berikut:


<div class="flower">
   <div class="inner">
      <div class="spinner">
         <div class="child">
           <a href="#" class="leaf">
     <div class="glass-holder">
        <div class="counterspin">
        </div>
     </div>
           </a>
         </div>

         <div class="child">
           <a href="#" class="leaf">
     <div class="glass-holder">
        <div class="counterspin">
        </div>
     </div>
           </a>
         </div>

//tambahkan untuk pengaturan menu berikutnya...
<div class="child"> <!..for menu 3..!>
<div class="child"> <!..for menu 4..!>
<div class="child"> <!..for menu 5..!>
      </div> <!..ending tag spinner..!>
        <div class="cover"></div>
   </div> <!..ending tag inner..!>
</div> <!..ending tag flower..!>
thumbnail

Konsep Elemen CSS Border Radius

Konsep Elemen CSS Border Radius - Elemen kode CSS border-radius biasanya digunakan untuk mengubah bentuk border pada sisi-sisi siku box (square) menjadi tumpul (tidak tajam). Dalam hal ini, border merupakan garis yang membentuk sebuah persegi, sedangkan radius merupakan jarak seluruh area pada border tersebut. Seperti tampilan gambar screenshort berikut:


Square Box pictures



Top content, view - Kenapa Alexa Rank Tak Kunjung Mengecil?


Disana terdapat 4 buah titik yang membentuk siku yaitu top-left, top-right, bottom-left dan bottom-right. Elemen itulah yang akan kita ubah efeknya menjadi tumpul (radius) dengan konsep penyusunan CSS seperti ini:

border-radius: 10px 15px 20px 25px;

# Nilai pixel (10px) yang pertama adalah top-left,
# Nilai pixel (15px) yang kedua adalah top-right,
# Nilai pixel (20px) yang ketiga adalah bottom-left,
# Nilai pixel (25px) yang keempat adalah bottom-left,


Seperti Tampilan Bentuk Dan Ragam Ribbon Box Berbagai Efek di artikel saya sebelumnya, maka dengan memahami nilai mana yang akan kita ubah efeknya menjadi tumpul dalam penggunaan elemen CSS border-radius diatas, akan dengan mudah kita menciptakan border box yang lebih keren dari sebelumnya.


Berikut beberapa Konsep Elemen CSS Border Radius, serta tahap penyusunan struktur kode dalam membuat border-box keren seperti ini di blog Anda:


<style type='text/css'>
#square {
  width: 100px;
  height: 100px;
  background: red;}
</style>
<div id="square">
</div>


<style type='text/css'>
#circle {
  width: 100px;
  height: 100px;
  background: red;
  border-radius: 50px;}
</style>
<div id="circle">
</div>


<style type='text/css'>
#oval {
  width: 200px;height: 100px;
  background: red;
  border-radius: 100px / 50px;}
</style>
<div id="oval">
</div>


<style type='text/css'>
#triangle-up {
  width: 0;height: 0;
  border-left: 50px solid transparent;
  border-right: 50px solid transparent;
  border-bottom: 100px solid red;}
</style>
<div id="triangle-up">
</div>


<style type='text/css'>
#triangle-topleft {
  width: 0;height: 0;
  border-top: 100px solid red;
  border-right: 100px solid transparent;}
</style>
<div id="triangle-topleft">
</div>

<style type='text/css'>
#star-five {
  margin: 50px 0;
  position: relative;
  display: block;color: red;
  width: 0px;height: 0px;
  border-right:100px solid transparent;
  border-bottom:70px solid red;
  border-left:100px solid transparent;
  transform:rotate(35deg);}

#star-five:before {
  border-bottom: 80px solid red;
  border-left: 30px solid transparent;
  border-right: 30px solid transparent;
  position: absolute;
  height: 0;width: 0;
  top: -45px;left: -65px;
  display: block;content: '';
  transform: rotate(-35deg);}

#star-five:after {
  position: absolute;
  display: block;color: red;
  top: 3px;left: -105px;
  width: 0px;height: 0px;
  border-right: 100px solid transparent;
  border-bottom: 70px solid red;
  border-left: 100px solid transparent;
  transform: rotate(-70deg);
  content: '';}
</style>
<div id="star-five">
</div>


<style type='text/css'>
#hexagon {
  width: 100px;height: 55px;
  background: red;
  position: relative;}

#hexagon:before {
  content: "";
  position: absolute;
  top: -25px;left: 0;
  width: 0;height: 0;
  border-left: 50px solid transparent;
  border-right: 50px solid transparent;
  border-bottom: 25px solid red;}

#hexagon:after {
  content: "";
  position: absolute;
  bottom: -25px;left: 0;
  width: 0;height: 0;
  border-left: 50px solid transparent;
  border-right: 50px solid transparent;
  border-top: 25px solid red;}
</style>
<div id="hexagon">
</div>


<style type='text/css'>
#octagon {
  width: 100px;height: 100px;
  background: red;
  position: relative;}

#octagon:before {
  content: "";
  position: absolute;
  top: 0;left: 0;
  border-bottom: 29px solid red;
  border-left: 29px solid #fff;
  border-right: 29px solid #fff;
  width: 42px;height: 0;}

#octagon:after {
  content: "";
  position: absolute;
  bottom: 0;left: 0;
  border-top: 29px solid red;
  border-left: 29px solid #fff;
  border-right: 29px solid #fff;
  width: 42px;height: 0;}
</style>
<div id="octagon">
</div>


<style type='text/css'>
#heart {position:relative;width:100px;height:90px;}
#heart:before,
#heart:after {
  position: absolute;
  content: "";left: 50px;
  top: 0;width: 50px;
  height: 80px;background: red;
  border-radius: 50px 50px 0 0;
  transform: rotate(-45deg);
  transform-origin: 0 100%;}

#heart:after {
  left: 0;
  transform: rotate(45deg);
  transform-origin :100% 100%;}
</style>
<div id="heart">
</div>
thumbnail

Teks Title 3 Dimensi Dengan CSS

Teks Title 3 Dimensi Dengan CSS - Membuat tumpukan teks yang Anda tuliskan sebayak mungkin dengan mengatur besarnya nilai font dengan kemiringan yang tepat pada sumbu center, maka akan menghasilkan teks title dengan tampilan 3D (3 Dimensi). Hal ini sepintas mirip saat Membuat Efek Tulisan Dengan CSS Text Shadow, sehingga dengan mengatur nilai offset pada masing-masing sumbu, teks akan menampilkan efek bayangan (text-shadow), apabila hanya menggunakan fungsi CSS text-shadow seperti ini:


p.text {
  font-weight:680px;
  font-size:35px;
  background:#f9f9d7;
  color:#9a9d0b;
  text-shadow:1px 1px #404206,
              2px 2px #727415,
              3px 3px #727415,
              4px 4px #727415,
              5px 5px #727415,
              6px 6px #727415,
              7px 7px #404206,
              8px 8px 7px #000;
}

Hasilnya:


SAHABAT BLOGGER 77



Lihat perbedaan apa yang dapat dihasilkan jika kita menggunakan CSS transform:translate pada teks, efek miring pada teks hanya terjadi pada sisi left (kiri) dan sisi right (kanan), dan bayangan efek mengarah pada titik center (tengah), sehingga tampilan teks terlihat seperti nyata (3 Dimensi) karena yang Anda lakukan adalah menumpuk teks sebanyak mungkin dengan code CSS seperti ini:



<style type='text/css'>
/*import font-family:'Oswald' weight='700px'
design concept: Devy Indriyani
url: http://sahabatblogger77.blogspot.com
*/
@import url(http://fonts.googleapis.com/css?family=Oswald:700);
.container {
  -webkit-perspective: 2500px;
  -moz-perspective: 2500px;
  perspective: 2500px;
  margin-top: 50px;
  text-align: center;}

p.layer {
  font-family: "Oswald", sans-serif;
  height: 0px;
  font-size: 64px;letter-spacing:3px;
  text-decoration:underline;
/*tambahkan kode 'padding' untuk mengatur efek kemiringan*/
  color: aqua;}

.container > .layer:nth-of-type(0) {
  margin-top: -0px;
  margin-bottom: 0px;
  -webkit-transform: translateZ(0px);
  -moz-transform: translateZ(0px);
  transform: translateZ(0px);
  text-shadow: 0px 0px 0px transparent;}

.container > .layer:nth-of-type(1) {
  margin-top: -1px;
  margin-bottom: 1px;
  -webkit-transform: translateZ(8px);
  -moz-transform: translateZ(8px);
  transform: translateZ(8px);
  text-shadow: 0px 0px 3px rgba(0, 0, 0, 0.0155);}

.container > .layer:nth-of-type(2) {
  margin-top: -2px;
  margin-bottom: 2px;
  -webkit-transform: translateZ(16px);
  -moz-transform: translateZ(16px);
  -ms-transform: translateZ(16px);
  -o-transform: translateZ(16px);
  transform: translateZ(16px);
  text-shadow: 0px 0px 6px rgba(0, 0, 0, 0.031);}

.container > .layer:nth-of-type(3) {
  margin-top: -3px;
  margin-bottom: 3px;
  -webkit-transform: translateZ(24px);
  -moz-transform: translateZ(24px);
  transform: translateZ(24px);
  text-shadow: 0px 0px 9px rgba(0, 0, 0, 0.0465);}

.container > .layer:nth-of-type(4) {
  margin-top: -4px;
  margin-bottom: 4px;
  -webkit-transform: translateZ(32px);
  -moz-transform: translateZ(32px);
  transform: translateZ(32px);
  text-shadow: 0px 0px 12px rgba(0, 0, 0, 0.062);}

.container > .layer:nth-of-type(5) {
  margin-top: -5px;
  margin-bottom: 5px;
  -webkit-transform: translateZ(40px);
  -moz-transform: translateZ(40px);
  transform: translateZ(40px);
  text-shadow: 0px 0px 15px rgba(0, 0, 0, 0.0775);}

.container > .layer:nth-of-type(6) {
  margin-top: -6px;
  margin-bottom: 6px;
  -webkit-transform: translateZ(48px);
  -moz-transform: translateZ(48px);
  transform: translateZ(48px);
  text-shadow: 0px 0px 18px rgba(0, 0, 0, 0.093);}

.container > .layer:nth-of-type(7) {
  margin-top: -7px;
  margin-bottom: 7px;
  -webkit-transform: translateZ(56px);
  -moz-transform: translateZ(56px);
  transform: translateZ(56px);
  text-shadow: 0px 0px 21px rgba(0, 0, 0, 0.1085);}
</style>

Hasilnya:




DEMO SHOW




Saya mengambil contoh penumpukan teks sebayak 7 teks title, jika Anda ingin menambahkan lebih banyak lagi tumpukan teks, Anda cukup tambahkan nilai pada type class='container' sebanyak yang Anda inginkan, namun jangan lupa untuk mengatur nilai kemiringan teks pada CSS transform:translateZ(0px), (8px), (16px) dengan selisih 8 pixel. Selanjutnya tinggal memanggil fungsi CSS diatas dengan perintah HTML seperti ini:


<div class='container'>
<p class='layer'>SAHABAT BLOGGER 77</p>
<p class='layer'>SAHABAT BLOGGER 77</p>
<p class='layer'>SAHABAT BLOGGER 77</p>
<p class='layer'>SAHABAT BLOGGER 77</p>
<p class='layer'>SAHABAT BLOGGER 77</p>
<p class='layer'>SAHABAT BLOGGER 77</p>
<p class='layer'>SAHABAT BLOGGER 77</p>
</div>


Jangan lewatkan artikel-artikel menarik dari SAHABAT BLOGGER 77, dan jadilah orang yang pertama untuk melihat hasil karya-karya saya pada Tombol Pilihan di bawah ini:


thumbnail

Pengenalan Elemen CSS Target

Pengenalan Elemen CSS Target - Sebagian orang mungkin tidak asing lagi apa yang disebut dengan css:target, namun buat mereka yang kurang memahami hal seperti ini, akan mengatakan "Saya Tidak Paham Apa itu CSS Target", karena memang bukan ini bidang keahlian mereka sehingga tidak sedikit juga di antara mereka yang kurang mengenal elemen-elemen pada CSS. Tetapi, Anda mengelola sebuah web atau blog, yang keseluruhan tampilannya dibentuk oleh struktur elemen CSS, HTML dan JavaScript yang tertata pada halaman Kode Markup Template Anda.

Lalu apa itu CSS Target?
Kita ambil kata target, berarti sesuatu yang harus bisa kita dapatkan untuk kita akhiri, sedangkan CSS hanya merupakan pembentukan gaya/desain bagaimana cara untuk meraih target tersebut. Agar Anda tidak bingung dalam pengenalan elemen CSS Target ini, sebagai contoh kecil saat Anda berkomentar, sebelum komentar Anda ditampilkan, maka blog akan melakukan efek loading, setelahnya halaman blog akan melakukan scroll secara otomatis untuk menampilkan komentar Anda yang jauh dibawah halaman tanpa Anda perintahkan (tidak berlaku buat komentar moderasi). Jadi, saya simpulkan CSS Target adalah sebuah deklarasi elemen untuk melakukan sebuah lompatan yang dapat mengubah kondisi elemen yang jauh berada diluar pemicu seperti a:link dengan nilai href seperti ini:


Image css target concept





<a href='#target1'>Tampilkan Target 1</a>
<a href='#target2'>Tampilkan Target 2</a>
<a href='#target3'>Tampilkan Target 3</a>


<div class='box-color' id='target1'>
...
deklarasi element
...
</div>

<div class='box-color' id='target2'>
...
deklarasi element
...
</div>

<div class='box-color' id='target3'>
...
deklarasi element
...
</div>


.box-color {
  width:200px;
  height:120px;
  margin:10px;
  font:normal 25px/normal Arial,Sans Serif;
  padding:5px;}

.box-color:target {
  background:-webkit-linear-gradient(left, red, orange, yellow, green, blue);
  background:-moz-linear-gradient(left, red, orange, yellow, green, blue);
  background:-ms-linear-gradient(left, red, orange, yellow, green, blue);
  background:-o-linear-gradient(left, red, orange, yellow, green, blue);
  background:linear-gradient(left, red, orange, yellow, green, blue);}




DEMO SHOW




Seperti yang sudah Anda lihat bagaimana cara kerja css:target pada tombol DEMO SHOW diatas. Saat link di "KLIK" halaman akan melakukan lompatan secara otomatis dan berhenti pada titik focus dimana elemen tersebut sudah merupakan sebuah target yang sudah Anda tentukan.

Seperti tampilan ► DAFTAR ISI pada situs wikipedia. Yang jika salah satu link Anda "KLIK" maka halaman akan melompat secara langsung untuk menuju ke judul artikel yang sudah Anda pilih tanpa Anda melakukan scroll.


KESIMPULAN:

Bila sebuah link menuju ke sebuah hash, maka halaman akan meloncatkan dirinya secara otomatis dan segera mengangkat semua elemen yang menjadi target ke area terdekat, hal inilah yang disebut dengan css:target.
Sebagai contoh, saya telah menggunakan perintah ini pada artikel saya sebelumnya tentang ► 4 Model Desain Menu Navigasi Blogger


Bilamana hal seperti ini tidak Anda butuhkan karena nice blog tidak membahas tentang perkodean, tetapi suatu saat mungkin tutorial ini Anda butuhkan untuk membuat sebuah lompatan halaman saat tulisan artikel Anda terlalu panjang dan banyak. Dengan pengenalan CSS Target seperti ini, maka akan dengan mudah Anda Membuat Profil Menu Efek Slot Tab dengan gaya Anda sendiri.
thumbnail

Menampilkan Bayangan Teks Saat Hover

Menampilkan Bayangan Teks Saat Hover - Hal seperti ini bukan lagi sebuah tutorial yang sulit buat Anda terapkan saat akan menampilkan bayangan pada sebuah teks dengan penggunaan CSS text-shadow. Dengan mengatur nilai pada sumbu masing-masing ofset, maka akan dengan mudah Anda ➟ Membuat Efek Tulisan Dengan CSS Text Shadow seperti ini:


SAHABAT BLOGGER 77



Layaknya teks pada sebuah link, yang jika di hover maka teks akan memberikan efek warna yang berbeda pada teks. Untuk tutorial kali ini merupakan pemecahan pada artikel sebelumnya tentang bagaimana ➟ Cara Membuat Teks Berkedip Dengan Animasi Blink, namun kodenya saya modifikasi sedikit untuk menampilkan efek bayangan pada teks tersebut dengan sistem hover.

Bisa saja apa yang akan saya tampilkan kali ini kurang menarik buat Anda, karena kesetiaan Anda yang selalu cinta kepada SAHABAT BLOGGER 77, saya akan berikan 7 Cara Menampilkan Bayangan Teks Saat Hover dengan berbagai model yang dapat Anda pilih dengan penggunaan CSS seperti ini:

1. Text Shadow With Hover

<style>
.word {text-align: center;margin:0 auto;font-weight:bold;}
.word, .word:before, .word:after {
  font: bold 60px/normal Helvetia;
  mix-blend-mode: screen;width: 100%;
  -ms-transition: -webkit-transform .3s;
  -o-transition: -webkit-transform .3s;
  -moz-transition: -webkit-transform .3s;
  -webkit-transition: -webkit-transform .3s;
  transition: transform .3s;}

.word:before, .word:after {
  display: block;
  content: attr(data-word);
  position: absolute;
  top: 0;left: 0;}

.word {color: #ddd}
.word:after {color: red;}
.word:before {color: #7FFF00;}

//hapus kode ini, lalu gantikan dengan kode efek pilhan anda. misal efek 2 (Trasform Rotate), efek 3,4 dan seterusnya...
.word:hover:after {
  -o-transform: translate(0.07em, -0.07em);
  -moz-transform: translate(0.07em, -0.07em);
  -webkit-transform: translate(0.07em, -0.07em);
  -ms-transform: translate(0.07em, -0.07em);
  transform: translate(0.07em, -0.07em);}

.word:hover:before {
  -o-transform: translate(-0.07em, 0.07em);
  -moz-transform: translate(-0.07em, 0.07em);
  -webkit-transform: translate(-0.07em, 0.07em);
  -ms-transform: translate(-0.07em, 0.07em);
  transform: translate(-0.07em, 0.07em);}
</style>
<div class="word" data-word="SAHABAT BLOGGER 77">
SAHABAT BLOGGER 77</div>


DEMO SHOW




2. Trasform Rotate

.word:hover:after {
  -0-transform:rotate(-30deg);
  -ms-transform:rotate(-30deg);
  -moz-transform:rotate(-30deg);
  -webkit-transform:rotate(-30deg);
  transform:rotate(-30deg);}

.word:hover:before {
  -o-transform:rotate(30deg);
  -ms-transform:rotate(30deg);
  -moz-transform:rotate(30deg);
  -webkit-transform:rotate(30deg);
  transform:rotate(30deg);}


DEMO SHOW




3. Rotasi
Efek ini merupakan gerak berputar, bayangan pada teks pertama akan berputar ke-kanan, dan teks ke-dua berputar ke-kiri dengan durasi 360, sehingga gerak putaran tidak searah seperti ini:

.word:hover:after {
  -0-transform:rotate(-360deg);
  -ms-transform:rotate(-360deg);
  -moz-transform:rotate(-360deg);
  -webkit-transform:rotate(-360deg);
  transform:rotate(-360deg);}

.word:hover:before {
  -o-transform:rotate(360deg);
  -ms-transform:rotate(360deg);
  -moz-transform:rotate(360deg);
  -webkit-transform:rotate(360deg);
  transform:rotate(360deg);}


DEMO SHOW




4. Slide Top Down
Membuka teks asli dengan gerakan teks bayangan secara slide-top dan slide-bottom.

.word:hover:after {
  -webkit-transform:translate(0px, -90px);
  -moz-transform:translate(0px, -90px);
  -ms-transform:translate(0px, -90px);
  -o-transform:translate(0px, -90px);
  transform:translate(0px, -90px)}

.word:hover:before {
  -webkit-transform:translate(0px, 90px);
  -moz-transform:translate(0px, 90px);
  -ms-transform:translate(0px, 90px);
  -o-transform:translate(0px, 90px);
  transform:translate(0px, 90px)}


DEMO SHOW




5. Slide Out Left Right
Membuka teks asli dengan gerakan teks bayangan secara slide-left dan slide-right.

.word:hover:after {
  -webkit-transform:translate(1300px, 0px);
  -moz-transform:translate(1300px, 0px);
  -ms-transform:translate(1300px, 0px);
  -o-transform:translate(1300px, 0px);
  transform:translate(1300px, 0px)}

.word:hover:before {
  -webkit-transform:translate(-1300px, 0px);
  -moz-transform:translate(-1300px, 0px);
  -ms-transform:translate(-1300px, 0px);
  -o-transform:translate(-1300px, 0px);
  transform:translate(-1300px, 0px)}


DEMO SHOW




6. Rotasi And Shrink Text

.word:hover:after {
  -webkit-transform:rotateZ(360deg);
  -moz-transform:rotateZ(360deg);
  -ms-transform:rotateZ(360deg);
  -o-transform:rotateZ(360deg);
  transform:rotateZ(360deg)}

.word:hover:before {
  -webkit-transform:rotateX(-60deg);
  -moz-transform:rotateX(-60deg);
  -ms-transform:rotateX(-60deg);
  -o-transform:rotateX(-60deg);
  transform:rotateX(-60deg)}


DEMO SHOW




7. Slide Top-Zoom And Down-small

.word:hover:after {
  -webkit-transform:translate(0px, -100px) scaleX(1) scaleY(2);
  -moz-transform:translate(0px, -100px) scaleX(1) scaleY(2);
  -ms-transform:translate(0px, -100px) scaleX(1) scaleY(2);
  -o-transform:translate(0px, -100px) scaleX(1) scaleY(2);
  transform:translate(0px, -100px) scaleX(1) scaleY(2)}

.word:hover:before {
  -webkit-transform:translate(0px, 70px) scaleX(1) scaleY(0.5);
  -moz-transform:translate(0px, 70px) scaleX(1) scaleY(0.5);
  -ms-transform:translate(0px, 70px) scaleX(1) scaleY(0.5);
  -o-transform:translate(0px, 70px) scaleX(1) scaleY(0.5);
  transform:translate(0px, 70px) scaleX(1) scaleY(0.5)}


DEMO SHOW




Jika Anda bisa membuat efek warna yang berbeda pada link saat di hover. Maka dengan ini, Anda bisa berinovasi untuk membuat teks pada link dengan memberi efek bayangan pada teks-nya.